MoBuPi di Medan

Giyanto..meski peserta ini hanya seorangan mengikuti MoBuPi, ia tidak patah semangat. Bekerja di Yayasan Akasia Indonesia tidak menyurutkan perhatiannya ikut kegiatan ini. Di Paluh Getah, desa Tanjung Rejo-Sumatra Utara tempat pengamatannya. Lebih dari 5000 burung pantai mengunjungi daerah ini. Tidak heran, Giyanto ikut gencar mengikuti kegiatan ini.
Status lokasi ini adalah milik pemerintah yang belum ada pengelolaannya. Habitat terdiri dari habitat alami (mud flat) dan tambak, memungkinkan burung-burung pantai migrant dan resident mencari makan di daerah ini. Selama pengamatan tanggal 13 Mei terhitung sekitar 13 jenis burung pantai teridentifikasi, antara lain Gajahan Pengala, Trinil Pantai, Trinil kaki-hijau, Trinil kaki-merah, Trinil Rawa, Cerek-cerekan (Charadrius sp), Cerek-pasir Mongolia, Cerek tilil, Biru-laut ekor-blorok, Biru-laut ekor-hitam, Trinil Lumpur-Asia, Gajahan Besar, Cerek Krenyut. Jumlah jenis yang paling banyak ditemui yaitu Biru-laut ekor-blorok sekitar 300 ekor.
Di Desa Tanjung Rejo tepatnya di Dusun 12 rencananya akan di bangun PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap), proses pembangunan masih dalam tahap survey lokasi dan belum di peroleh informasi yang lengkap tentang rencana tersebut. Semoga saja pembangunan ini tidak menggangu keberadaan jenis burung oantai yang sedang bermigrasi.

Tertarik mengunjungi daerah ini? Hubungi saja Giyanto (061)8222648
Mobile :081370356585; E-mail: gigi_giyanto@yahoo.com atau sumatra_conservation@yahoo.com

